Pj Gubernur: Pemuda Pancasila Harus Bangun Semangat Kebhinekaan

-

SERANG-Pemuda Pancasila Provinsi Banten menggelar  musyawarah Wilayah (Muswil)  VI, Rabu (15/3/2017)  di Hotel Le Dian Serang.  Acara tersebut dihadiri seluruh anggota dan majelis pimpinan cabang (MPC)  pemuda pancasila  kabupaten /kota se Provinsi Banten.

Muswil di hadiri Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPN Japto S Soerjosoemarno, dan Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Banten Nata Irawan mengajak Pemuda Pancasila membuat program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan program prioritas Pemprov Banten. Sehingga bisa bersinergi dalam membangun daerah.

“Sehingga eksistensi organisasi ini dapat semakin diakui dan diterima oleh masyarakat dan dapat bersinergi dengan pemerintah guna mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten dan sejalan dengan harapan dan cita-cita bersama,” kata Nata Irawan.

Pemuda Pancasila, kata Nata, harus bersama sama dengan element masyarakat lainnya menjalin tali persaudaraan dengan baik dan saling mambantu agar kedepan keluarga besar Pemuda Pancasila tetap menjaga semangat kebersamaan kebhinekaan menjaga kesatuan NKRI serta membangkitkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dan semangat Pemuda Pancasila di Provinsi Banten untuk menjadi perekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Nilai-nilai luhur itu meliputi toleransi dalam menganut agama dan kepercayaan, menghargai hak asasi manusia, menjunjung tinggi persatuan bangsa, musyawarah mufakat dan menjunjung tinggi rasa keadilan sosial,” tegasnya.

Nata melanjutkan, dalam kurun waktu belakangan ini tidak dapat dipungkiri bahwa pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap ideology pancasila sudah mulai luntur, bahkan para pelajar dan mahasiswa ada yang tidak hafal bahkan memahami 5 sila dari pancasila. Bahkan, menurutnya, fenomena saat ini seperti konflik bernuansa sara, propaganda organisasi berpaham radikal, aksi terorisme, peredaran gelap narkoba dan persoalan lainnya menjadi ancaman serius bangsa ini.

“Pancasilaa sebagai ideologi  bangsa penting untuk senantiasa ditanamkan dalam hati kita sebagai anak bangsa, dan senantiasa kita pupuk untuk menjaga kelangsungan kehidpuan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI,” ucapnya.

Ketua Umum Majlis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila Japto S Soerjosoemarno mengharapakan, agar Muswil PP Provinsi Banten ini selain untuk mengevaluasi program kerja lima tahun kemarin, tetapi juga harus menghasilkan program-program yang bisa dikerjakan dan dipertanggungjawabkan.

“Memilih pemimpin itu harus yang mampu menjalankan organisasi kea rah yang lebih baik, yang mampu dan sesuai untuk menjalankan program-progam telah kita putuskan bersama,” ujarnya.

Japto berharap keberadaan PP di NKRI bisa mencakup seluruh organ bangsa, tidak sepotong-sepotong. Belakangan ini dia melihat banyaknya konflik PP dengan organisasi lain. Dia menegaskan, itu tidak boleh lagi terjadi,  tapi harus bisa sama-sama hidup di dalam satu rumah yaitu NKRI. PP jangan membiarkan ada orang kelaparan, justru harus menyelamatkan agar tidak mati kelaparan.

"Warga PP harus bisa makan sepiring dengan orang lain, atau membagi sedikit nasi dari piringnya, minimal beberapa sendok dari piringnya agar orang lain tidak kelaparan. Jiwa kegotong-royongan itulah yang memang dimiliki warga PP, agar orang  bisa bertahan hidup. Tidak perlu lagi berkonflik. Kita harus bisa hidup berdampingan dengan damai bersama yang lain," ucap Japto.

Sementara itu Ketua MPW PP Provinsi Banten Tb Lulu Kaking berharap, melalui Muswil ini ada regenerasi dalam tubuh ormas PP di banten.

“Kepada ketua terpilih mudah-mudahan bisa melanjutkan  yang sudah baik. Saya sudah 35 tahun mengabdi untuk PP. saya memohon maaf kepada semua anggota dan pengurus PP selama saya menjadi Ketua. Kedepan saya yakin PP akan semakin lebih besar. Kita harus berbuat baik kepada masyarakat karena kita bukan lagi OKP, tetapi Ormas.