Pembangunan Bandara Bansel Tunggu Proses Penlok

-
PANDEGLANG - Pemerintah akan membangun bandara di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten atau yang kerap disebut Bandara Banten Selatan (bansel). Saat ini Kementerian Perhubungan tengah melakukan proses Penetapan Lokasi (Penlok) untuk rencana pembangunan Bandara Pandeglang ini.
 
Proses penetapan lokasi ini  dilakukan oleh tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan no. PM 20 tahun 2014 tentang Tata cara dan prosedur penetapan lokasi bandar udara. Diharapkan proses penlok ini  bisa selesai dalam satu bulan ke depan sehingga pembangunan bandara bisa dilakukan secepatnya.
 
Menurut Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso rencana pembangunan Bandar udara baru di Kabupaten Pandeglang sudah masuk dalam  Peraturan Presiden nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
 
Menurut Agus, Bandara Pandeglang nantinya bisa mendukung Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.
 
“Jarak dua bandara itu nantinya tidak terlalu jauh. Bandara Pandeglang  bisa dikembangkan untuk menampung penerbangan kargo dan pesawat-pesawat yang RON (remain overnight/ menginap) di Bandara Soekarno Hatta.  Dengan demikian Bandara Pandeglang bisa membantu mengembangkan industri di daerah sekitarnya dan Bandara Soekarno Hatta bisa dikembangkan lagi sebagai bandar udara utama Indonesia,” ujarnya.
 
Bupati Pendeglang Irna Narulita telah menawarkan lokasi bandara baru Pandeglang yang terletak Di Kecamatan Sobang. Menurutnya, Pemkab Pandeglang sudah meminta izin kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk menggunakan lahan Perhutani di Pandeglang.
 
“Ibu Menteri KLH sudah memberi izin penggunaan lahan Perhutani seluas lebih dari 540 hektar untuk lokasi bandara,” ujarnya. Selain itu, juga disediakan lahan di Kecamatan Panimbang yang merupakan lokasi dari Penlok 2010-2015.
 
Irna juga menyatakan, seluruh kekuatan dari Kabupaten Pandeglang akan dikerahkan untuk meyukseskan terwujudnya bandara Pandeglang ini. Terutama dalam hal pembebasan lahan untuk akses transportasi dari dan menuju bandara. Hal ini karena dengan terbangunnya Bandara Pandeglang akan mampu meningkatkan perekonomian Kabupaten Pandeglang.
 
“Rencananya untuk akses transportasi dari dan ke bandara akan dibuatkan jalan tol dan reaktifasi jalur kereta api di Pandeglang,” ujar Irna.
 
Menurut Irna, Kabupaten Pandeglang mempunyai keunggulan dalam hal agrobisnis, agrowisata dan agromaritim.