Hasil Tax Amnesty di Banten Tembus Rp 2,4 Triliun

-

SERANG - Hingga 15 hari sebelum penutupan program pengampunan pajak (tax amnesty), Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten telah mendapatkan dana cukup besar hingga menembus angka Rp 2,4 triliun. Dengan rincian, Dana Repatriasi sebesar Rp 1,187 miliar, Deklarasi Dalam Negeri sebesar Rp 104,986 miliar, Deklarasi Luar Negeri sebesar Rp 12,305 miliar, Surat Pernyataan sebesar Rp 35,442 miliar, dan total harta sebesar Rp 118,480 miliar.
“Sebelum diakhirinya program tax amnesty ini, kalau bisa masyarakat mulai nyicil sekarang, karena jelang penutupan kita juga bisa sampai malam hari. Kalau bisa menggunakan e-Filling” ungkap Humas DJP Banten Ika Retnaningtias
Program tax amnesty memasuki sisa akhir periode III akhir Maret ini. Untuk meningkatkan hasil dari program itu, Kantor DJP Banten pun menggelar jemput bola ke berbagai lapisan masyarakat.
Ika mengatakan bahwa dengan adanya pojok pajak tersebut dapat mempermudah semua elemen masyarakat untuk melaporkan pajak tepat waktu.
“Kita mudahkan masyarakat kalau antre dalam membayar pajak dan sudah mepet di tanggal terakhir kebetulan kami ada di tempat lain yang lebih mempermudah. Selain pegawai kita juga bekerjasama dengan beberapa tax center, yakni UPH, UMN, SBU dan Mathana University, jadi kita yang jaga mereka juga membantu,” katanya saat 
Upaya sosialisasi Pojok Pajak tersebut, katanya, digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak Banten mulai dari 12 hingga 24 Maret 2017, yang disebar di tempat-tempat umum untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat.
“Untuk sementara di Kota Serang belum ada, saat ini kami baru ada di Kota Tangerang seperti di Sumarecon Mall Serpong, dan di kecamatan di wilayah Tangerang. Alasan kami adakan di Tangerang karena wajib pajak (WP) terbanyak ada di Tangerang,” ujarnya.