Pemprov Siapkan Kemudahan Bagi Investor

-

TANGSEL – Pemprov Banten melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) akan memberikan pelayanan terbaik bagi para investor yang ingin berinvestasi di Banten dengan berbagai kemudahan salah satunya dengan regulasi yang akan dibuat lebih sederhana dan lebih cepat, sehingga akan memudahkan investor untuk mengembangkan usahanya di Banten.

“Semua perizinan dokumennya sudah masuk ke PTSP, saya akan ubah dan koreksi SOP nya satu persatu agar lebih mudah dan sederhana sehingga proses lebih mudah bagi investor,” ujar Kepala DPM PTSP Banten Wahyu Wardana, saat membuka acara Forum Perangkat Daerah Bidang Penanaman Modal Tahun 2017, di Serpong Tangerang Selatan, Selasa (28/2).

Wahyu memaparkan, untuk meningkatkan investasi Banten, pihaknya akan melakukan berbagai strategi dalam menggaet para investor, salah satunya  dengan melakukan promosi baik nasional maupun internasional.

“Startegi tidak banyak berubah, salah satunya Promosi, baik tingkat nasional maupun internasional seperti online meeting, regional investment forum yang diselenggarakan BKPM RI, partisipasi di even-even internasional juga upaya untuk menggaet investor,”paparnya.

Selain itu DPM PTSP Banten juga akan melakukan pembinaan kepada para investor yang sudah menanamkan investasi di Banten agar terus berkembang. “Kita juga melakukan pembinaan kepada para investor yang sudah ada, sehingga mereka bisa mengembangkan usahanya lebih baik lagi dan memeperluas usahanya dan aktifitasnya meningkat,”jelasnya.

Berbagai inovasi akan terus DPM PTSP Banten lakukan untuk menarik investor agar menanamkan modalnya di Banten. salah satunya pembangunan infrastruktur yang menjadi syarat utama dalam memberikan kenyamanan berinvestasi.  Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten semakin cemerlang. Salah satu indikasinya ialah tren investasi yang terus merangkak naik. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima oleh DPM PTSP Provinsi Banten, nilai investasi Provinsi Banten tahun 2016 lebih besar dari pada tahun sebelumnya.

Jika tahun 2015 realisasi investasi Provinsi Banten sebesar Rp45,02 triliun dari target nasional Rp46 triliun, sepanjang tahun 2016, total realisasi investasi Provinsi Banten mencapai Rp52,3 triliun dengan 2980 proyek dari target nasional sebesar Rp50 triliun dan target daerah sebesar Rp14,1 triliun. Artinya, tingkat capaian realisasi investasi di Banten tahun 2016 sebesar 104,60 persen dari target nasional dan 370,92 persen dari target daerah.

“Ini bukti bahwa pertumbuhan investasi di Banten sangat kondusif dan berpotensi dalam menarik lebih banyak investor,” kata Wahyu.